Blog

Virus Zika, Virus Mematikan Dan Mudah Menular

Banyak virus berbahaya yang mengancam keselamatan manusia. Ribuan virus tercatat memiliki dampak yang sangat buruk terhadap kesehatan manusia. Salah satu yang membuat ketidak tenangan pada ummat manusia akhir-akhir ini adalah adanya wabah penyakit yang dibawa oleh virus yang bernama Zika. Pada mulanya virus ini ditemukan di beberapa negara Benua Asia dan Afrika serta beberapa negara yang beriklim tropis pad atahun 1950-an. Bahkan pada tahun 2015, badan kesehatan dunia atau WHO mengumumkan darurat penyakit Zika untuk negara yang ada di wilayah Amerika Latin.

Virus ini termasuk ke dalam jenis flavivirus, sama dengan virus Dengue yaitu mampu menyebabkan cedera atau radang pada otak. Virus Zika juga memiliki habitat yang sama dengan virus Dengue yaitu ketidak mampuannya untuk berkembang biak pada udara atau ruang terbuka. Mereka membutuhkan sebuah media untuk berkembang biak sekaligus berpindah atau migrasi yaitu nyamuk Aedes Aegypti. Nyamuk ini memang dikenal sangat berbahaya karena kerap digunakan sebagai ‘jembatan‘ oleh virus-virus mematikan pada manusia.

Nyamuk Aedes Aegypti merupakan monster kecil yang memiliki dampak mengerikan pada keselamatan manusia. Terbukti dengan ditemukannya berbagai jenis virus yang mampu ‘menyelinap’ pada tubuh nyamuk tersebut dan menginfeksi manusia. Selain DBD dan Zika, nyamuk ini juga merupakan biangkerok dari penyakit demam kuning dan chikungunya. Oleh karena itu, Anda jangan menyepelekan keberadaan nyamuk di rumah Anda, jangan-jangan diantara nyamuk-nyamuk yang berseliweran itu terdapat ebberapa nyamuk Aedes Aegypti. Sangat mengerikan bukan?

Gejala Saat Terkena Infeks Virus Zika

Ketika seseorang terkena infeksi virus Zika, secara umum akan mengalami beberapa gejala yang sebenarnya hampir mirip saat terkena infeksi virus Dengue. Namun, menurut catatan medis, tidak semua orang yang terinfeksi virus Zika akan selalu mendapatkan gejala yang menunjukan adanya infeksi pad atubuh mereka. Dibawah ini merupakan gejala yang paling umum saat seseorang terkena infeksi virus Zika:
– Demam sampai 38 derajat celcius yang berlangsung selama beberapa hari
– Merasakan adanya nyeri pada otot dan sendi
– Mata terasa nyeri dan merah
– Muncul banyaknya bintik-bintik merah pada seluruh lapisan kulit
– Punggung terasa sakit dan kepala terasa pusing

Baca Juga  Cara Pengendalian Hama Padi yang Tepat dan Aman

Pakar kesehatan menyatakan bahwa gejala infksi virus zika benar-benar mirip saat seseorang terkena infeki virus Dengue. Namun hal tersebut akan diketahui setelah adanya pemeriksaan melalui cek darah oleh tenaga medis, dalam hal ini adalah dokter. Dokter akan memastikan mengenai virus yang meninfeksi tubuh pasiennya apakah Dengue atau Zika.

Resiko yang paling berbahaya ketika seseorang terkena infeksi virus Zika adalah adanya penurunan imunitas tibuh dan gangguan saraf. Meskipun demikian, pasien penderita infeksi virus Zika sebenarnya bisa pulih dengan sendirinya dan sembuh secara total. Namun, Anda tetap harus waspada mengingat resiko yang diakibatkan oleh virus ini bisa menyebabkan kematian.

Perangi Nyamuk, Basmi Dengan FUMIDA

Nyamuk merupakan musuh bagi manusia, selain gigitannya yang mengganggu karena terasa sangat gatal dan perih namun hal yang paling membahayakan adalah adanya infeksi virus akibat dari gigitan si serangga bersayap ini. Oleh karena itu, mulai saat ini sebaiknya Anda menaruh perhatian khusus untuk membasmi nyamuk di rumah Anda. FUMIDA merupakan solusi yang tepat untuk membasmi nyamuk dirumah Anda. Meskipun Anda bisa menghabisi nyamuk dengan obat penyemprot nyamuk, namun hal tersebut tidak benar-benar efektif karena keesokan hariya mereka akan datang kembali. Silahkan hubungi FUMIDA sekarang juga melalui nomor 021-29049130 atau melalui SMS pada nomor 0822-1177-1166. Semoga artikel ini bermanfaat dan rumah Anda terbebas dari nyamuk berbahaya.

Leave a comment

WhatsApp WhatsApp Kami Sekarang